Engineering vs Politics, Kegalauan Seorang Engineer Muda

Cerita ini berawal dari kegalauan teman saya yang sudah cukup lama lulus tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Teman saya ini lulusan jurusan teknik dari institut teknologi yang namanya sangat terkenal di negeri ini. Kuliah lancar, aktif organisasi, IP nya bagus, lulusnya juga terbilang tepat waktu, pergaulan luas, masalah komunikasi oke, penguasaan hal teknis dan software juga lancar, karena tugas akhirnya menggunakan software. Tapi dia mengeluh kenapa belum diterima kerja. Dan yang dia keluhkan lagi, lowongan pekerjaan sedikit sekali. Itu dia membandingkan dengan banyaknya lowongan saat dia tingkat akhir, alias lowongan saat kakak tingkatnya sedang pada lulus. Saat itu lowongan banyak sekali. Dengan banyaknya lowongan, otomatis yang diterima kerja juga banyak. “Nggak ada yang susah nyari kerjaan waktu itu”, katanya.

Read the rest of this entry »

Advertisements