Gaji Lulusan Teknik Kelautan ITB

Belum lama ini beredar artikel heboh di beberapa media sosial yang berjudul “Gaji Lulusan ITB”. Siapa yang tidak tertarik untuk membahasnya? ūüėÄ Soal gaji ini memang menarik, apalagi buat para freshgraduate yang sedang memilih jalur karir, buat mahasiswa yang butuh motivasi menyelesaikan kuliah, dan buat anak2 SMA yang sedang bingung memilih jurusan. Di artikel tersebut disebutkan urutan nilai gaji para alumni yang sudah bekerja 2-3 tahun dan peringkat gaji tertinggi dari masing-masing jurusan di ITB. Nah, karena blog ini membahas tentang Teknik Kelautan, mari kita simak dan teliti berapa gaji lulusan Teknik Kelautan ITB dan ada pada peringkat berapa diantara jurusan lain di ITB?

Read the rest of this entry »

Jembatan vs Pelabuhan

Pemerintahan Jokowi memutuskan tidak akan meneruskan proyek Jembatan Selat Sunda. Ada 2 alasan utamanya adalah seperti yang ditulis di berita tersebut, yaitu agar tidak terjadi ketimpangan konsentrasi ke barat, dan agar membangun bukan untuk kepentingan segelintir orang. Setidaknya ada satu hal yang saya fokuskan pembahasannya disini, yaitu mengenai pembiayaan proyek. Saya setuju JSS tetap dibangun SEKARANG asalkan dengan dana swasta tapi regulasi dan pengaturan di tangan pemerintah.

Alasan saya sederhana. Infrastruktur harus berkembang. Saat kebutuhan transportasi jawa sumatra katakanlah nanti sangat tinggi, apakah mungkin kita harus terus mengandalkan pelabuhan dan kapal2 untuk hilir mudik? Mau butuh berapa kapal yang jalan bolak balik Merak-Bakauheuni? Sementara ada juga traffic kapal besar yang melintasi Selat Sunda, yang nantinya membuat Selat Sunda akan sangat penuh. Mungkin tidak se-lebay itu, tapi saya yakin suatu saat demand transportasi Jawa-Sumatra sangat tinggi, yang mana hanya bisa diatasi dengan pembangunan jembatan. Ada suatu masa nantinya ketika transportasi menggunakan kapal dan pelabuhan tidak efektif, jauh lebih efektif menggunakan jembatan. Hanya saja masalahnya sekarang belum efektif, kalau pakai UANG NEGARA. Atas nama pembangunan, lebih baik diserahkan ke swasta apabila mau dibangun saat ini.¬† Read the rest of this entry »

New York Seawall

Ya, tidak hanya Jakarta yang gembar gembor akan membangun sebuah seawall. New York juga.¬†Seperti yang kita tau, 2 tahun lalu New York dihantam badai Sandy yang membuat seisi kota lumpuh, banjir dimana-mana, subway berhenti beroperasi, dan kehidupan berhenti total. Sejak dua tahun lalu, untuk mengatasi masalah serupa di masa depan, diadakan kompetisi oleh¬†Hurricane Sandy Rebuilding Task Force, a Department of Housing and Urban Development (HUD) sebagai solusi mengatasi permasalahn tsb di New York dan New Jersey. Dari bulan Juli 2013, telah terkumpul 143 proposal rancangan, dan diseleksi menjadi 6 proposal dan akhirnya dipilih menjadi 1 pemenang utama serta beberapa rancangan lain yang juga akan diterapkan untuk pelengkap rancangan pemenang utama. Pemenang utamanya adalah rancangan bernama Big U, buatan Bjarke Ingels Group‚Äôs dari Denmark. Rancangan ini berupa seawall dengan biaya 335 juta dolar. Apa menariknya rancangan seawall ini? Mari kita bahas.. Read the rest of this entry »

Sistem Pelabuhan Online

Beberapa hari yg lalu saya membaca berita bahwa beberapa pelabuhan sudah terkoneksi secara online.Wah apa maksudnya itu? Kemudian saya berkunjung ke situsnya. Gimana detailnya?

Pembuat situsnya diinisiasi oleh Kementrian Perhubungan didukung oleh BUMN Pelabuhan dan industri logistik pendukung lainnya. Karena memang latar belakangnya kenapa ada website ini adalah sistem logistik nasional yang buruk sedang menjadi topik yg hangat. Nah sistem ini adalah salah satu solusi untuk perbaikan sistem logistik nasional, walaupun untuk sekarang hanya ada beberapa pelabuhan yang terhubung secara online pada sistem ini. Tapi kedepan diharapkan semakin banyak pelabuhan dan pelaku industri yang tergabung dalam sistem ini.

Read the rest of this entry »

Swastanisasi Pelabuhan

Belum lama ini saya membaca majalah Maritim Indonesia, sudah beberapa edisi yang lalu, tapi topiknya menarik, yaitu mengenai Sistem Logistik Nasional. Dan sudut pandang yang dibahas adalah transportasi laut, yang merupakan tulang punggung utama logistik di negara kita. Masalah ini sebenarnya sudah lama, yaitu mengenai pengelolaan transportasi laut yang kacau balau di negara kita ini sehingga menyebabkan biaya logistik tinggi, membuat harga barang tinggi. Segala lini mengenai transportasi ini kacau balau. Dari mulai pengelolaan pelabuhan, subsidi untuk transportasi laut, kemudahan investasi, hingga supply chain komponen kapal yang pajaknya selangit.

Dalam edisi tersebut, ulasan mencoba menarik akar sebetulnya masalahnya ada dimana. Dan kesimpulan yang didapat adalah bahwa sebagian besar pengelolaan transportasi laut masih dikelola oleh negara dan BUMN. Akibatnya adalah berbagai macam kebijakan pengelolaan lebih mengedepankan kebijakan bersifat politis, bukan secara finansial memandang ekonomi dan efisiensi.Kalau sudah urusan politik banyak yang menyerah. Tapi saya ingin memandang apa solusi yang bisa dipikirkan. Yuk!

Selain masalah utama diatas, mengenai kebijakan, ternyata ada satu lagi masalah utama, berkaitan dengan kebijakan diatas. Masalahnya adalah karena dikelola pemerintah dan BUMN, kemampuan investasi atau pendanaan untuk pengembangan dan perawatan sarana transportasi laut sangat terbatas. Jadinya adalah sektor ini tidak pernah berkembang. Sebetulnya keterbutuhan dana masih dapat didapat dari dana swasta, tetapi sektor ini bicara soal uang dalam jumlah besar. Kepastian tarif, perhitungan keuntungan, insentif pajak, dll harus sudah jelas agar investor rela investasi di sektor ini. Read the rest of this entry »

Engineering vs Politics, Kegalauan Seorang Engineer Muda

Cerita ini berawal dari kegalauan teman saya yang sudah cukup lama lulus tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Teman saya ini lulusan jurusan teknik dari institut teknologi yang namanya sangat terkenal di negeri ini. Kuliah lancar, aktif organisasi, IP nya bagus, lulusnya juga terbilang tepat waktu, pergaulan luas, masalah komunikasi oke, penguasaan hal teknis dan software juga lancar, karena tugas akhirnya menggunakan software. Tapi dia mengeluh kenapa belum diterima kerja. Dan yang dia keluhkan lagi, lowongan pekerjaan sedikit sekali. Itu dia membandingkan dengan banyaknya lowongan saat dia tingkat akhir, alias lowongan saat kakak tingkatnya sedang pada lulus. Saat itu lowongan banyak sekali. Dengan banyaknya lowongan, otomatis yang diterima kerja juga banyak. “Nggak ada yang susah nyari kerjaan waktu itu”, katanya.

Read the rest of this entry »

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Lepas Pantai

1

Bangunan apa yang belum bisa dibangun di tepi/pinggir/dalam/diatas lautan?

Pelabuhan? sudah

Karamba ikan? sudah

Pengeboran migas lepas pantai? sudah

Pipa bawah laut? sudah

Pembangkit listrik tenaga angin? sudah

Pembangkit listrik tenaga nuklir? belum?

Sudah direncanakan dan akan beroperasi tahun 2016. Setidaknya itulah yang diucapkan Aleksandr Voznesensky, direktur perusahaan kapal terbesar Rusia, pada 6th International Naval Show di St. Petersburg.

Sebelumnya sudah pernah direncanakan¬†floating nuclear power station serupa pada tahun 2007, yang dinamakan Akademik Lomonosov, dibangun di Sevmash Submarine-Building Plant di kota Severodvinsk. Namun sayang pembangunan tsb terkendala masalah dana. Rencana ini kembali muncul pada bulan Desember 2012. Ide ini dimunculkan oleh Rosenergoatom, perusahaan pembangkit listrik nuklir, setelah masalah pendanaan beres.¬† Read the rest of this entry »