Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Lepas Pantai

1

Bangunan apa yang belum bisa dibangun di tepi/pinggir/dalam/diatas lautan?

Pelabuhan? sudah

Karamba ikan? sudah

Pengeboran migas lepas pantai? sudah

Pipa bawah laut? sudah

Pembangkit listrik tenaga angin? sudah

Pembangkit listrik tenaga nuklir? belum?

Sudah direncanakan dan akan beroperasi tahun 2016. Setidaknya itulah yang diucapkan Aleksandr Voznesensky, direktur perusahaan kapal terbesar Rusia, pada 6th International Naval Show di St. Petersburg.

Sebelumnya sudah pernah direncanakan floating nuclear power station serupa pada tahun 2007, yang dinamakan Akademik Lomonosov, dibangun di Sevmash Submarine-Building Plant di kota Severodvinsk. Namun sayang pembangunan tsb terkendala masalah dana. Rencana ini kembali muncul pada bulan Desember 2012. Ide ini dimunculkan oleh Rosenergoatom, perusahaan pembangkit listrik nuklir, setelah masalah pendanaan beres. 

Pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir ini terutama bertujuan untuk memberi pasokan listrik untuk kota pesisir yang kekurangan listrik, untuk anjungan pengeboran migas lepas pantai, serta memberi listrik untuk fasilitas pengubah air laut menjadi air bersih sebanyak 240 ribu kaki kubik. Listrik yang dihasilkan sebesar 70MW, atau dapat melistriki 200 ribu rumah. Beban kapal seberat 21500 ton dengan 69 kru ini harus ditarik tugboat agar bisa berpindah. Kapal ini juga dilengkapi berbagai ice breakers karena masa operasi nya dirancang di laut Artik untuk keperluan operasi migas selama 50 tahun.

2

Latar belakang pembangunan pembangkit ini adalah untuk mengurangi resiko pembangkit listrik nuklir di darat setelah kasus Chernobyl tahun 1986. Resiko nuklir lepas pantai sangat minim secara lingkungan, walaupun resiko terkena tsunami, tabrakan kapal, maupun tenggelam tetap ada. Diharapkan dengan adanya pembangkit ini dapat mengatasi masalah lingkungan walaupun izin dari Badan Energi Atom Dunia (IAEA) masih dibahas.

Bagi kita para engineer Teknik Kelautan, ini adalah peluang baru. Semakin banyak variasi bangunan ataupun kegiatan yang dilakukan di lepas pantai. Dalam dunia migas, kita telah mengenal FPSO, FSRU, yang semua kegiatannya dilakukan diatas kapal. Lama kelamaan, tidak mustahil semua kegiatan yang ada dilakukan secara floating.

Sumber artikel:

http://interestingengineering.com/sailing-nuclear-power-station-incomplete/

http://en.wikipedia.org/wiki/Russian_floating_nuclear_power_station

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: